Followers

Sunday, December 12, 2010

erti cinta

Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya boleh menemukan cinta?

Gurunya menjawab, Ada ladang gandum yang luas di depansana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh berundur kembali, kemudian ambillah satu sahaja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, ertinya kamu telah menemukan cinta.” Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.

Gurunya bertanya“Mengapa kamu tidak membawa satu pun ranting?”
Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu sahaja, dan saat berjalan tidak mundur kembali(berbalik)”.
"Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tidak ku ambil ranting tersebut. Saat aku meneruskan perjalanan lebih jauh lagi, baru ku sedari bahawasanya ranting-ranting yang ku temukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak ku ambil sebatang pun pada akhirnya”.

Gurunya kemudian menjawab, “Jadi ya, itulah cinta”.

(Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih. Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang dia dapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang dia dapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali. Waktu dan masa tidak dapat diputar. Terimalah cinta apa adanya)


p/s: aku cuba hargai ape yg ade didepan aku.. mungkin selama ni aku tak nampak.. mungkin aku selalu sakitkan nye.. tapi aku cube.. :))

diambil di blog : http://fzmn.blogspot.com/


dah bace, komen la ye. tekan like sekali.:)

2 comments: